Setiap prospek punya potensi. Kelola sampai closing.
Dari inquiry pertama, follow-up, negosiasi, hingga transaksi, semua prospek properti dapat dipantau melalui satu tempat di Properthy.com.
Semua calon pembeli dan penyewa, satu database.
Prospek dari listing Properthy dan prospek eksternal bisa dikelola dalam daftar yang sama. Cari berdasarkan kontak, kategori, label, tanggal masuk, interaksi terakhir, atau properti yang diminati.
Temukan prospek berdasarkan nama, email, WhatsApp, kategori, label, dan minat properti.
Catat calon pembeli yang Anda dapatkan dari kanal lain dalam satu database.
Atur Cold, Warm, Hot hingga Closed, ditambah label fleksibel untuk segmentasi.
Pahami posisi setiap prospek, bukan sekadar jumlah kontak.
Analisa menampilkan distribusi Cold, Warm, Hot, Negotiation, Closed, dan Dormant serta statistik label. Pilih periode tanggal untuk melihat prospek yang pertama kali masuk pada rentang tersebut.
Identifikasi prioritas berdasarkan status prospek terkini.
Lihat prospek dari rentang tanggal tertentu atau semua waktu.
Tidak ada follow-up yang kehilangan konteks.
Setiap prospek memiliki profil detail untuk menyimpan interaksi manual dan meninjau komunikasi masuk. Dokumentasikan metode kontak, tanggal, catatan, foto, dan properti terkait agar pembicaraan berikutnya lebih terarah.
Catat kanal pendekatan dan apa yang dibicarakan dengan calon pembeli.
Lihat unit yang diminati dan tambahkan catatan sesuai kebutuhan prospek.
Menanyakan ketersediaan jadwal untuk melihat rumah dan mengonfirmasi kebutuhan luas bangunan.
Calon pembeli tertarik. Informasi harga, foto, dan titik lokasi telah dibagikan.
Pertanyaan awal mengenai rumah di Denpasar.
Segmentasi yang fleksibel untuk cara kerja agen.
Setiap prospek bisa memiliki beberapa label, sehingga kebutuhan, anggaran, wilayah, dan sumber inquiry dapat dicatat secara bersamaan.
Kelompokkan calon pembeli berdasarkan area incaran, misalnya Denpasar, Canggu, atau Sanur.
Tandai prospek dari Instagram, WhatsApp, Properthy, atau kanal pemasaran lainnya.
Buat label rentang harga, tujuan investasi, beli, sewa, atau sudah visit properti.
Bangun pipeline properti yang lebih terarah.
Mulai gunakan Prospek Saya untuk menyimpan setiap peluang, merekam interaksi, dan memantau perkembangan lead.



