Bali sedang bergerak cepat. Pemerintah Kabupaten Badung telah memulai pembangunan Jalan Lingkar Selatan (JLS) dan jaringan shortcut strategis dengan nilai proyek lebih dari Rp2,9 triliun, yang ditujukan untuk mengurangi kemacetan sekaligus meningkatkan konektivitas kawasan pariwisata. Pergerakan infrastruktur juga mengarah ke Bali bagian tengah dan utara Badung. Koridor Gatot Subroto Barat–Canggu kini semakin serius dimatangkan, bahkan Pemkab Badung sedang mendalami opsi pembangunan terowongan bawah tanah untuk menghubungkan Gatsu Barat–Kerobokan–Canggu. Bagi pasar properti, pembangunan seperti ini bukan sekadar menghadirkan jalan baru—tetapi berpotensi mengubah waktu tempuh, pola mobilitas, akses menuju kawasan hunian dan pariwisata, hingga menciptakan titik-titik ekonomi baru.
Di sisi lain, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur telah memperkuat posisi Bali sebagai destinasi yang tidak hanya bergantung pada leisure tourism. KEK Sanur dan Bali International Hospital telah resmi beroperasi sebagai bagian dari pengembangan ekosistem medical tourism, wellness, hospitality, dan layanan kesehatan internasional. Perkembangan ini penting bagi sektor properti karena Sanur dan wilayah sekitarnya kini memiliki katalis ekonomi baru di luar pariwisata konvensional. Permintaan terhadap hunian, akomodasi jangka menengah-panjang, properti hospitality, hingga ruang komersial berpotensi berkembang seiring semakin matangnya ekosistem tersebut.
Sinyal berikutnya bahkan sudah mulai terlihat pada harga properti residensial Bali. Berdasarkan Survei Harga Properti Residensial Bank Indonesia, Indeks Harga Properti Residensial Bali pada triwulan II 2026 tumbuh 1,02% secara tahunan, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan 0,87% pada triwulan sebelumnya. Kenaikan terutama terjadi pada rumah kelas menengah sebesar 1,52% dan rumah besar sebesar 0,82%. BI juga mencatat kenaikan biaya bahan bangunan, upah pekerja, perizinan, hingga keterbatasan ketersediaan lahan sebagai sejumlah faktor yang memberi tekanan terhadap harga. Bahkan, responden survei memperkirakan harga tanah dan rumah masih berpotensi meningkat pada triwulan III 2026. Artinya, bagi pembeli yang memang sudah memiliki rencana membeli, keputusan menunggu bukan berarti kondisi harga akan selalu menjadi lebih baik.
Arus modal juga memberikan gambaran menarik mengenai kawasan mana yang saat ini paling banyak menarik perhatian. Pada triwulan II 2026, realisasi investasi di Bali mencapai sekitar Rp23,77 triliun dan sekitar 93% terkonsentrasi di kawasan Sarbagita—Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan. Angka tersebut menjadi relevan karena beberapa proyek besar yang sedang dibahas berada tepat di pusat konsentrasi investasi tersebut: Canggu dan Badung Selatan berada di Kabupaten Badung, sementara Sanur berada di Denpasar. Konsentrasi investasi tentu tidak berarti seluruh harga properti otomatis akan meningkat, tetapi memperlihatkan bahwa aktivitas modal dan pengembangan masih sangat kuat mengarah ke wilayah yang sama dengan kawasan-kawasan properti paling aktif di Bali.
Karena itu, momentum properti Bali hari ini berbeda dengan sekadar membeli berdasarkan harapan bahwa “Bali akan semakin ramai”. Infrastruktur sedang dibangun, proyek konektivitas baru sedang dimatangkan, pusat ekonomi baru sudah mulai beroperasi, investasi terkonsentrasi di Bali Selatan dan Sarbagita, sementara data menunjukkan harga residensial telah bergerak naik. Tidak ada jaminan setiap properti akan mengalami kenaikan nilai—lokasi, legalitas, tata ruang, kualitas bangunan, akses, dan harga beli tetap menjadi faktor utama. Namun bagi calon pembeli yang memang sudah berencana memiliki properti di Bali, periode sebelum seluruh infrastruktur tersebut selesai dapat menjadi waktu yang layak untuk mulai melakukan pencarian dan due diligence. Jangan menunggu semua jalan selesai dan kawasan sudah matang baru mulai melihat—karena pada saat manfaat infrastrukturnya sudah dirasakan pasar, harga masuk dan tingkat persaingannya bisa saja sudah berbeda.
Sumber Berita & Referensi
-
Pemerintah Kabupaten Badung — Pembangunan Jalan Lingkar Selatan dan Shortcut Berawa–Umalas–Kedampang–Teuku Umar Barat
Baca sumber resmi Pemkab Badung -
Pemerintah Kabupaten Badung — Kajian Terowongan Gatsu Barat–Kerobokan–Canggu, September 2026
Baca perkembangan Gatsu Barat–Canggu -
Sekretariat Negara RI — Peresmian KEK Sanur dan Bali International Hospital
Baca sumber resmi KEK Sanur -
Bisnis.com — Survei BI: Harga Properti Bali Naik 1,02% pada Kuartal II 2026
Baca data harga properti Bali -
detikBali — 93% Investasi Bali Q2 2026 Terkonsentrasi di Sarbagita
Baca data investasi Bali terbaru



